Kisah Penculik Minta Tebusan Bitcoin

Perkembangan Bitcoin yang luar biasa pesat membuat dunia kriminal pun mulai meliriknya, ditambah lagi dengan harga 1 Bitcoin yang menggiurkan, para kriminal dari kelas teri sampai ke kelas kakap mulai mencari-cari celah untuk dapatkan Bitcoin sebanyak mungkin. Salah satu kasus kriminal yang terjadi dan berhubungan dengan mata uang digital yang satu ini adalah kasus penculikan seorang analis terkemuka dan pakar mata uang kripto yang terjadi di Ukraina tahun lalu. Penculikan ini jadi tidak biasa karena kelompok penculik tersebut ternyata meminta tebusan dalam bentuk bitcoin. Sungguh sebuah kelompok penculik kekinian.

Seperti yang dilansir dari The Guardian, pada hari Jumat di akhir bulan Desember tahun 2017 silam bahwa kasus penculikan dengan tebusan Bitcoin ini adalah hal pertama yang pernah terjadi. Jadi saat itu seorang Pavel Lerner yang juga seorang analis ternama diculik dari kantornya, EXMO Finance pada hari Selasa, 26 Desember 2017. Dia diculik oleh sekelompok orang yang mengenakan topeng supaya tidak ada yang mengenali mereka di balik kejahatan tersebut.

Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa para penculik tersebut malahan meminta tebusan yang lain daripada yang lain. Jika kebanyakan meminta tebusan berupa uang tunai ataupun benda berharga lainnya, kelompok yang satu ini malah meminta uang tebusan yang berupa uang virtual, yaitu Bitcoin senilai 1 juta dolar AS, atau jika dirupiahkan senilai 13,5 miliar. Wow!

Penculikan Pavel Lerner ini menjadi penculikan pertama yang melibatkan Bitcoin. Penculikan yang menggegerkan Ukraina itu bahkan menarik perhatian pemerintah, seperti yang dipaparkan penasihat menteri dalam negeri, yaitu Arsen Avakov. Syukurlah Lerner sekarang sudah terbebas dan bisa kembali beraktivitas dengan normal, karena tebusan yang diminta oleh si penculik telah dibayarkan dengan lunas. Tetapi Lerner sama sekali tidak mengetahui siapa yang sudah membebaskan dirinya sebab pekerjaan Lerner di EXMO itu memang tidak melibatkan akses ke aset keuangan para penggunanya satu sama lain.

Walaupun tak ada kekerasan fisik yang diberikan pada Lerner dalam penculikan tersebut, tetapi sampai beberapa saat Lerner tak bisa bertemu dengan siapapun dan butuh pendampingan untuk memulihkan kondisi kejiwaannya yang sempat terguncang. Kronologisnya adalah ada enam lelaki mengenakan topeng dan memiliki senjata, langsung merangsek masuk dan menculik Lerner menggunakan sebuah minibus—yang juga merupakan hasil curian. Memang kepolisian Liev sudah melakukan penyelidikan untuk kasus yang terjadi di distrik Obolon ini.

Kejahatan yang menggunakan Bitcoin sebagai tebusannya bukan kali pertama terjadi, sebab beberapa waktu silam Bitcoin lebih dahulu disebutkan sebagai uang tebusan yang diinginkan oleh si kriminal. Misalnya saja saat virus Wannacry menyerang dunia, pada saat itulah para teroris dengan percaya diri meminta Bitcoin sebagai uang tebusan, si hacker meminta Bitcoin setara US$ 300 kepada para korbannya. Parahnya, semakin hari maka uang tebusan yang diminta akan bertambah sesuka hari mereka, pokoknya apabila tebusannya tak bisa didapat, maka data milik si korban akan dibongkar dan dihapus selama-lamanya.

Mengapa kriminal sekarang memilih Bitcoin? Itu karena Bitcoin yang merupakan uang digital tetap bisa melakukan transaksi tanpa perlu menyebutkan nama dan hal ini juga tidak bisa dibatalkan. Walaupun demikian, Bitcoin masih bisa saja dilacak, demikian tutur Nicolas Debock yang berasal dari Balderton Capital, badan yang fokus bertransaksi di mata uang virtual. Semua transaksi yang terjadi akan disimpan di database yang dikenal dengan nama blockchains. Di sana tidak ada nama pemegangnya, tetapi siapapun bisa melihat alamat juga pergerakan uangnya juga. Jadi, walau seseorang tak akan bisa mencairkan bitcoin milik orang lain, tetapi kita semua bisa memonitor pergerakannya. Itulah kenapa penjahat yang menggunakan Bitcoin sebagai jaminan tetap bisa ditangkap, meski nanti agak repot juga mencari kepemilikan Bitcoin sebab tak terikat bank dan alamat fisik khusus.

Tags: , , , , , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 shares