Amankah Investasi di Meikarta?

Beberapa bulan belakangan kita pasti sudah tak asing dengan iklan besar-besaran penjualan apartemen kekinian Meikarta. Bahkan saat berkunjung ke mal-mal besar milik Lippo Group, kita akan disapa oleh konter penjualan Meikarta. James Riady mempromosikan kota di dalam kota itu dengan sangat gencar, bahkan dalam harian Kompas sampai-sampai memasang iklan display sebanyak dua halaman berwarna. Jangan dulu kaget, sebab di harian Media Indonesia sempat sampai lima halaman berwarna, lho! Gabungan desain yang megah, visual yang menarik dan juga berbagai promosi yang dijanjikan juga sangat memikat, kota yang dijanjikan menjadi kota paling modern dan elok dengan infrastruktur paling lengkap di seluruh Asia Tenggara ini berlokasi di Cikarang, Bekasi.

 

Itu saja iming-iming Meikarta yang diberikan Lippo? Tentu saja tidak. Sebab kawasan dengan luas 500 hektar itu konon terhubung dengan berbagai macam moda transportasi yang sedang dibangun oleh pemerintah, salah satunya kereta api cepat Jakarta-Bandung. Bahkan ada juga sederet fasilitas lainnya seperti Patimban Deep Seaport, juga pembangunan bandara internasional Kertajati, satu lagi pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek Elevated Higway. Menggiurkan.

 

Berikut fakta-fakta menggiurkan Meikarta yang tak ada salahnya kita ketahui:

Memiliki Nilai Investasi Sampai Ratusan Triliun Rupiah.
Lippo Group memang tak main-main dalam menggarap mega proyek Meikarta. Nilai yang sangat fantastis sudah menyentuh angka ratusan triliun untuk membagun kota baru yang konon bakalan menyaingi Jakarta ini.

Investor Berdatangan Bagai Laron
Dana luar biasa itu bukan semata-mata berasal dari Lippo Group saja, melainkan hasil kerjasama dengan banyak investor dari luar negeri, salah satunya dari Jepang yakni Mitsubishi dan Toyota. Berkat mekanisme multiple partnership ini, maka Lippo pun mampu memenuhi sisa pendanaan 65% banyaknya.

Memiliki Interpretasi Kerjasama yang Berbeda
Tiga tipe Meikarta yakni Amerika, Eropa dan Asia berasal dari kehadiran investor asing. Tak heran sebab para investor inginkan apartemen yang mereka danai mengadopsi kebudayaan mereka masing-masing.

Didukung Banyak Kontraktor.
Tak hanya investor yang berasal dari luar negeri, banyak juga dukungan dari kontraktor lokal dalam pengerjaan proyek raksasa tersebut. Misalnya PT Total Bangun Persada, PT PP Properti Tbk, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), juga beberapa kontraktor lain yang sudah lama menjadi mitra dari Lippo Group. Konon, dukungan ini menjadi sebuah bukti kesiapan Meikarta untuk jadi solusi kepadatan kota Jakarta.

Namun ada juga beberapa fakta yang lumayan bikin ciut calon pembeli Meikarta. Dengan fakta ini calon pembeli menjadi bertanya-tanya tentang keamanan berinvestasi di Meikarta. Tak ada salahnya juga kita mengetahui hal-hal yang sedikit mengganjal dari kota yang digadang-gadang jadi kebanggaan masyarakat milenial ini.

Tak Ada Dalam Perencanaan Tata Ruang Provinsi.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar bahkan mengaku terkejut saat mengetahui tiba-tiba saja ada iklan tentang ‘kota baru’ yang dibangun Lippo Group tersebut. Sebab dalam perencanaan tata ruang provinsi, tak ada urusannya membangun kota besar tersebut. Memang Pemprov Jabar memiliki rencana tata ruang yang berupa pembangunan Bogor, Depok, Bekasi dan Karawang, serta Purwakarta atau Bodebekarpur sebagai salah satu solusi mengimbangi pertumbuhan Jakarta. Lalu kenapa tiba-tiba saja ada Meikarta nongol di Jawa Barat?

Jual Dulu Izin Kemudian.

Seperti halnya Reklamasi Teluk Jakarta, Meikarta pun agaknya menganut paham yang sama yakni ‘Jual Dulu, Izin Kemudian’. Laku dulu semua kavlingnya, urus-urus perizinan kemudian. Pemrov Jabar dan Pemkab Bekasi mengaku tak tahu menahu mengenai proyek raksasa tersebut, sebab belum berikan izin apapun. Padahal Lippo Group malah menyebut bahwa persiapan kota Meikarta sudah dimulai sejak 2014 silam. Rencananya, Desember 2018 nanti diharapkan perumahan sebanyak 250 ribu unit ini sudah rampung dan mampu menampung sampai 1 juta jiwa.

Tags: , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 shares