Batman: Kesatria dari Gelapnya Malam yang Mengabdi pada Keadilan

Alkisah, di suatu kota bernama Gotham, ada seorang kesatria yang selalu muncul dari gelapnya malam untuk memberantas kejahatan dan teror di setiap sudut kota. Dengan menyembunyikan identitas di balik gelapnya kostum kelelawar, gelar “The Dark Knight” pun menjadi salah satu julukan yang paling dikenal hingga saat ini. Di balik topeng kelelawar itu sendiri bersembunyi sesosok pria bernama Bruce Wayne, industrialis miliarder dan playboy. Ya, Anda tidak salah, kita memang sedang membicarakan tentang Batman, si pahlawan super yang banyak muncul dalam buku-buku komik Amerika terbitan DC Comics.

Ide pembuatan karakter Batman dimulai sekitar awal tahun 1939, ketika National Comics Publication (nama awal DC Comics) meminta ada karakter pahlawan super baru untuk komik mereka. Hal ini ditanggapi oleh Bob-Kane, yang berkolaborasi dengan Bill Finger, dengan menciptakan “The Bat-Man”. Desainnya pun masih sangat sederhana dan belum se-keren sekarang. Namun, yang paling ikonik adalah desain sayap kaku seperti sayap kelelawar yang terinspirasi dari desain ornithopter rancangan Leonardo Da Vinci. Singkat cerita, Batman pun memulai debutnya pada Detective Comics #27 di tahun 1939.

Latar belakang yang dibuat untuk membentuk karakter Batman pun tidak kalah unik. Bruce, identitas asli Batman, sebenarnya hanyalah manusia biasa dan tidak memiliki kekuatan super di luar nalar layaknya karakter pahlawan super lainnya. Bruce pun baru memutuskan untuk mememerangi kejahatan setelah melihat kedua orang tuanya dibunuh di depan matanya sendiri ketika dia masih kecil. Lalu, dia pun memulai perjalannya ke barat untuk mencari kitab suci. Eh, maaf salah cerita.

Lalu, setelah gagal mencari tahu siapa orang di balik pembunuhan kedua orang tuanya, Bruce pun memutuskan untuk mencari ketenangan hidup dengan berpetualang keliling dunia. Petualangan inilah yang membawa Bruce untuk mempelajari bela diri hingga mahir dan, singkat cerita, memutuskan untuk membasmi kejahatan di kotanya – Gotham.

Sebagai manusia biasa Bruce pun memaksimalkan kekayaan dan juga akalnya untuk membuat peralatan canggih yang dapat mendukung aktivitasnya di malam hari, yakni menjadi pembasmi kejahatan yang tak terikat dengan hukum. Di kemudian hari, Bruce yang menjadi Batman pun sadar bahwa dia bukan pahlawan satu-satunya. Lalu dia pun menjadi salah satu pendiri dari Justice League yang terdiri dari sekumpulan orang-orang dengan kekuatan super dengan tujuan untuk melindungi Bumi. Apalagi yang Anda harapkan memangnya? Karakter penjahat kan selalu ingin menguasi atau menghancurkan Bumi.

Terlepas dari bagaimana Batman diciptakan, sejak memulai debut hingga sekarang, karakter Batman sendiri masih dapat bertahan di tengah-tengah arus budaya yang terus bergeser dan karakter pahlawan super baru yang terus bermunculan. Ini tak lepas dari kuatnya cerita yang disajikan dalam komik hingga diangkatnya karakter Batman ke layar kaca dan lebar, baik itu dalam bentuk animasi ataupun film. Lebih jauh, dengan semakin berkembangnya teknologi permainan digital, tak sedikit pula judul-judul games yang meluncur ke pasaran dengan mengangkat karakter pahlawan super besutan DC Comics ini.

Kalau bicara mengenai film yang mengangkat Batman, saat ini mungkin belum ada yang bisa mengikuti jejak kesuksesan trilogi film Batman besutan Warner Bros yang disutradari oleh Christopher Nolan dan dibintangi Christian Bale. Dimulai dari “Batman Begins”, “The Dark Knight”, dan diakhiri dengan “The Dark Knight Rises”, ketiga film Batman tersebut berhasil mendulang sukses luar biasa. Bahkan, “The Dark Knight” dipertimbangkan sebagai film pahlawan super terbaik sepanjang masa.

Selain Bale, karakter Batman juga pernah diperankan oleh Lewis Wilson, Robert Lowery, Adam West, Michael Keaton, Val Kilmer, dan George Clooney. Paling baru, tentu saja Ben Affleck yang memerankan Batman dalam film “Batman vs Superman”, “Justice League“,  dan juga sempat tampil dalam film “The Suicide Squad”.

Batman, memang salah satu karakter komik paling sukses besutan DC Comics. Pendekatan karakter yang datang dari golongan manusia biasa ini menjadi salah satu kunci kesuksesan Batman untuk memenuhi hasrat setiap manusia yang punya mimpi menjadi seorang pahlawan. Namun, satu hal yang perlu dingat, bahwa untuk menjadi seorang kesatria sehebat Batman, Anda tidak perlu memakai kostum dan mahir dalam bela diri. Cukup dengan ikhlas membantu meringankan kesulitan yang dihadapi orang-orang di sekitar Anda atau menjalankan pekerjaan dengan baik, Anda sudah menjadi pahlawan untuk diri sendiri dan orang-orang di sekitar.

[Img Source: Pixabay – GooKingSword]

Setiap Senin, tim Ilmu.com akan membahas tentang SuperHeroes di dunia fiksi, dari sejarah superhero(es) tersebut, sampai hobi, nama ibu kandung (kaya bank aja..), pencipta/pengarang. Dan Semua yang berhubungan dengan SuperHero(es).

Kami namakan rubrik ini: Senin SuperHeroes. Selamat Menikmati!

[PENTING] Jika ada saran, kritik, komen, ataupun kamu mau menambahkan atau mengusulkan superhero(es) yang layak untuk ditulis di rubrik Senin SuperHeroes, jangan sungkan untuk berkomentar atau menghubungi kami ya! Terima Kasih.

Tags: , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 share