Boracay: ‘Bali’-nya Filipina

Sebutkanlah pantai eksotis di dunia. Selain Maldives dan Raja Ampat, Boracay haruslah masuk dalam daftar destinasi pantai yang wajib dikunjungi oleh traveler yang mengaku anak pantai. Ialah sebuah pulau di Filipina yang terletak sejauh 315 km dari Manila. Pada tahun 1990, BMW Tropical Beach Handbook memilih Boracay sebagai salah satu pantai terbaik di dunia. Sementara pada tahun 1996, TV Quick menetapkan Boracay sebagai pantai tropis terbaik di dunia.

Bisa dibilang Boracay termasuk pulau kecil. Walau kecil, ada wisatawan yang berani mendeskripsikannya sebagai pulau impian yang indah. Karena luas Pulau Boracay hanya 10,32 km², jika wisatawan punya banyak waktu, untuk pergi kemana-mana bisa ditempuh dengan jalan kaki.

Selain ditempuh dengan jalan darat, lokasi wisata di Boracay juga bisa dijangkau melalui jalur laut. Salah satu kegiatan yang patut dilakukan saat berada di Boracay adalah Island hopping. Island hopping adalah kegiatan mengunjungi beberapa pulau dalam sehari. Dengan menggunakan kapal kecil yang disewakan, wisatawan akan diantar ke beberapa pantai atau tujuan wisata yang dimau.

Pemandangan laut di sekitar pelabuhan Boracay saja sudah bisa membuat berdecak kagum. Air laut yang sangat bening sehingga kita bisa melihat berbagai jenis ikan yang berenang di dalamnya. Benar-benar memanjakan mata.

Area paling populer di Boracay terletak di seputar White Beach. Pantai dengan keunggulan pasir putih yang terbentang sejauh 4 km di sebelah selatan pulau. Area ini dibagi menjadi tiga bagian, yakni Boat Station 1, Boat Station 2 dan Boat Station 3. Cerita di balik penamaan itu berawal dari histori area tersebut yang dulunya dijadikan tempat pemberhentian perahu yang datang dari Caticlan sebelum dipindahkan ke Cagban Pier di ujung selatan pulau. Kendati banyak yang menyayangkan pemindahan itu, hal tersebut malah berdampak baik bagi pantai White Beach yang jadi lebih tenang, bersih dan nyaman.

Di antara ketiga bagian area tersebut, yang menjadi primadona adalah Station 2. Sebab Station 2 adalah area yang paling sibuk, juga paling ‘happening’. Hal inilah yang membuat harga hotel-hotel di sana dipatok lebih mahal ketimbang daerah lain. Namun apabila ingin daerah yang lebih tenang, bisa pilih hotel di Station 1 dan Station 3.

Sebenarnya, selain White Beach, Boracay punya pantai indah lain. Sejajar dengan White Beach, tersebutlah Diniwid Beach yang relatif lebih sepi. Sementara di sebelah utara pulau terdapat Puka Beach, dan Ilig-iligan Beach di sebelah barat. Ilig-iligan Beach malah punya pemandangan yang bisa dibilang lebih indah daripada White Beach. Namun, biar begitu, White Beach tetap yang paling ramai dan paling dikembangkan potensi wisatanya.

Pulau Boracay seakan memang sengaja didesain untuk menjadi destinasi wisata. Maka tak heran apabila harga-harga di lokasi wisata tersebut lumayan menghujam dompet. Selain itu, kehidupan malam di pulau ini sangat gemerlap, meski di kondisi musim hujan sekalipun. Bar dan rumah makan di tepi pantai pun berkompetisi untuk menyajikan hiburan yang menarik. Hal ini membuat wisatawan pun terpikat olehnya.

Penduduk Boracay umumnya berkulit gelap dan mirip dengan orang Indonesia. Sebagian besar orang Boracay ramah dan sangat membantu turis, hampir sama dengan kondisi di Pulau Bali. Ya bisa dibilang Boracay adalah ‘Bali’-nya Filipina.

Cuaca di Boracay dipengaruhi oleh laut. Karena posisi Filipina tepat di pinggir samudra Pasifik, maka negara ini sering dilewati taifun. Jika berniat mengunjungi Filipina, rajin cek ramalan cuaca ya!

Tags: , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 shares