Dilarang Merokok di Maroko

Masyarakat Indonesia pasti pernah mendengar nama Maroko. Negara yang berada di Timur Tengah dan posisinya paling barat di Afrika Utara ini menyimpan berbagai macam keunikan dan juga keindahan alam yang berbeda daripada yang lain. Selain itu, Maroko juga memiliki beberapa faktor yang bisa membuat warga Indonesia merasa sangat dekat dengan negara yang satu ini. Apa saja?

Yang pertama adalah warga negara Indonesia tak perlu pakai Visa untuk datang ke Maroko, sebab Kerajaan Maroko telah memberikan kemudahan bagi para WNI yang ingin melancong ke negaranya selama tiga bulan atau 90 hari. Alasannya adalah karena faktor politik dari kedua negara, sebagai bentuk hadiah dari Raja Mohammed V kepada Ir Soekarno karena negara Indonesia termasuk yang mengakui kedaulatan negara Maroko selepas mengumumkan kemerdekaannya dari Perancis tahun 1957 silam.

Yang kedua adalah karena Maroko adalah lokasi syuting dari berbagai film Hollywood yang digemari orang Indonesia, misalnya Spectre. Di dalam film tersebut digambarkan tempatnya sangat unik bergurun pasir ditambah lagi ada pantai yang menawan. Jangan lupa kunjungi juga Tangier, kota yang berdekatan sekali dengan selat Giblatar juga berseberangan dengan Spanyol. Ada juga Quarzarzate yang merupakan sebuah kota yang kental dengan nuansa Timur Tengah. Dari mulai Mission Impossible 5, Troy, Game of Thrones, sampai Kingdom of Heaven melakukan syuting di Ait Benhaddou, yakni sebuah lokasi syuting yang fasilitasnya mewah sekali dengan arsitektur ala gurun pasir, lengkap dengan setting ala Mesir.

Kemudian ada juga jalan Soekarno di Rabat, sebagai bentuk penghormatan lain dari bangsa Maroko kepada bangsa Indonesia. Bung Karno di mata Raja Maroko saat itu tak lain adalah sosok yang gigih dan memiliki rasa nasionalisme tinggi. Ingin mengunjungi jalan ini? Tak sulit, sebab Rue Soukarno ini terletak di ibu kota Maroko, persisnya tepat di samping kantor pos terbesar di Kota Rabat dan juga tidak jauh dari stasiun kereta Casa Voyage.

Maroko tak hanya memiliki Sahara saja, tetapi juga pegunungan Atlas yang bersalju dan membentang di selatan Marrakesh. Ialah Oukaimeden, yang terletak pada ketinggian 2600-3200 mdpl dan merupakan sebuah surga bagi peselancar ski dalam dan luar negeri. Bisa ditempuh hanya dalam waktu 90 menit saja dari Marrakesh dengan menggunakan mobil, dan resortnya juga dilengkali fasilitas umum yang oke punya. Sekitar bulan Desember sampai Februari tempat ini sangat ramai pengunjung karena bertepatan dengan musim salju. Ingin naik kereta gantung? Siapkan 25 dirham dan kita bisa menikmati pemandangan dari atas menggunakan kereta gantung, sementara itu untuk main ski kita bisa keluarkan 30 dirham untuk menyewa perlengkapan ski dan main ski sepuas-puasnya.

Kita juga wajib mengunjungi Masjid Hassan II yang menjadi ikon di negara Maroko, lokasi tepatnya di Kota Casablanca. Masjid ini adalah masjid terbesar di dunia setelah Masjidil Haram di Mekkah dan juga Masjid Nabawi di Madinah. Tinggi menaranya adalah 210 meter atau 689 kaki. Belum lagi setengah dari area mesjid ini berada di atas Samudra Atlantik, yang membuat kita merasa makin nyaman untuk beribadah di sini. Desain interior dan eksterior yang megah nan menawan yang merupakan campuran Arab dan Eropa adalah ciri khas yang kuat Masjid Hassan II. Uniknya lagi, masjid ini bisa dikunjungi pemeluk agama lain karena masjid ini juga menjadi dijadikan destinasi wisata di Maroko.

Di Maroko, ketika bulan Ramadhan, siapa saja dan dari agama apapun dilarang merokok di ruang publik. Tentu tidak hanya merokok, yaitu segala yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum pun tidak boleh. Bila melanggar, maka seseorang harus berurusan dengan pihak berwajib.

Tags: , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 shares