Eksperimen Mengerikan Part 2

Dunia yang sudah tua ini pernah menjadi saksi untuk eksperimen-eksperimen mengerikan di masa lampau. Contohnya, deretan eksperimen di bawah ini:

 

Eksperimen NAZI

Lebih dari 1.500 orang telah dijadikan bahan percobaan oleh NAZI, utamanya untuk eksperimen medis yang diketuai Dr. Josef Mengele. Ia melakukan percobaan terhadap ribuan pasang orang kembar yang kemudian diteliti secara genetis. Tanpa kasihan pasangan-pasangan kembar itu disuntik dengan bahan kimia berbahaya, lalu ada juga yang disatukan dengan cara dijahit untuk menciptakan kembar siam. Gila!

Kemudian di tahun 1942, ada percobaan dimana subyek penelitian kemudian dimasukkan ke dalam sebuah tangki berisi air es selama 3 jam. Ada juga penelitian serupa yang dilakukan dengan cara mengurung tahanan di dalam sebuah ruangan bertemperatur rendah, maksud diadakan penelitian ini adalah untuk mencari cara bagaimana menghangatkan tubuh manusia yang sudah membeku. Penelitian ini sangat kejam, karena malah membuat banyak nyawa hilang sia-sia tanpa hasil yang jelas.

 

Percobaan Cacian dan Pujian Sejak Dini

Eksperimen tak berperikemanusiaan ini dilakukan pada 22 anak yatim piatu yang berlokasi di Davenport, Iowa, tahun 1939 silam. Dari penelitian yang dilakukan oleh Wendell Johnson ini lalu membagi dua kelompok anak sama rata. Satu kelompok diberikan sugesti positif dan juga puji-pujian, sementara yang satu lagi diberi sugesti negatif, cacian, kata-kata kasar dan merendahkan harga diri mereka.

Hal ini sudah tentu sangat mengkhawatirkan, munculnya efek psikologis yang mengerikan untuk anak dalam kelompok yang kedua. Ternyata setelah dewasa, anak-anak tersebut tumbuh menjadi sosok yang keras dan beberapa pun ditahan karena sifatnya yang kasar. Penelitian yang dilakukan Johnson ini menginspirasi terjadinya eksperimen terhadap manusia yang dilakukan Nazi selama Perang Dunia II. Menyeramkan!

 

Project 4.1.

Yang satu ini dilakukan untuk mengecek efek radioaktif di Marshall Island, AS. Eksperimen medis ini dilakukan sejak 1 Maret 1954 dan telah berlangsung sampai dengan beberapa dekade ke depannya. Dalam dekade pertama, hasilnya sudah tentu jauh dari kata memuaskan, sebab banyak terjadi keguguran dan bayi-bayi yang tak sanggup bertahan. Selain itu terjadi kesulitan perkembangan dan tidak maksimalnya pertumbuhan anak-anak, hanya saja tidak ada pola yang jelas mengenai kasus ini. Yang jelas banyak anak yang harus mengidap kanker tiroid karena paparan radioaktif, sementara ironisnya sepertiga yang lain terpapar neoplasma yang tengah dikembangkan peneliti di tahun 1974. Menyedihkan!

 

Eksperimen di Korea Utara

Korea Utara memang sudah terkenal sebagai negara kejam sejak zaman dahulu kala, walaupun pemerintah selalu mengelak tuduhan eksperimen manusia yang santer digosipkan masyarakat dunia. Percobaan yang mereka lakukan tak kalah sadis dibandingkan NAZI selama Perang Dunia II. Ada banyak kekejaman dan kejanggalan yang tercium dunia, bahkan menurut kesaksian seorang mantan tahanan yang selamat, ia menyaksikan bahwa setidaknya 50 tahanan wanita yang dalam kondisi sehat dipaksa makan kubis beracun, 20 menit kemudian muntah darah hebat, dan semuanya meninggal. Tak ada yang bisa menolak karena ada ancaman pemerintah akan membunuh keluarga mereka.

Tak hanya eksperimen kubis beracun saja, ada juga eksperimen darah dan gas beracun. Salah satu percobaan dilakukan pada sebuah keluarga, dimana kedua orangtua harus menyaksikan kedua anaknya sekarat dan berusaha memberikan napas buatan walau tahu hal itu tak akan berguna, terlebih mereka juga tengah sekarat. Akhirnya orangtua tersebut menyaksikan anaknya meregang nyawa tepat di hadapan mereka sendiri.

 

Unit 731 dari Jepang

Ini adalah nama eksperimen yang dilakukan oleh Jepang tahun 1937-1945 dan dilakukan di bawah komando Komandan Shiro Ishii. Eksperimen yang dilakukan di Unit 731 berupa eksperimen yang tak berkeprimanusiaan. Misalnya saja menggugurkan janin, ada juga eksperimen mengamputasi tulang rusuk tahanan dan kemudian dipasangkan ke anggota tubuh yang lainnya, bahkan ada juga percobaan dengan membekukan sebagian orang tubuh tahanan dan melihat efeknya untuk kinerja tubuh yang tak beku, sampai percobaan peledakan granat terhadap tubuh subjek percobaan.
Tak cukup sampai di situ, ada juga eksperimen medis seperti penyuntikan bibit penyakit yang disebut-sebut sebagai vaksin. Tujuannya sudah tentu melihat perkembangan penyakit itu di tubuh manusia. Semuanya bikin ngeri!

Tags: , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 shares