Eksperimen Mengerikan Part 1

Manusia memang suka penasaran, mulai dari hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak, sampai pada hal-hal remeh yang sebenarnya tak penting-penting amat. Parahnya, rasa penasaran manusia itu kadang dipuaskan dengan melakukan eksperimen-eksperimen yang gila dan menyakiti sesama makluk hidup. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

 

Eksperimen Kelelawar Kamikaze

Pada Perang Dunia II, berawal dari ide gila seorang dokter gigi yang berasal dari Pennsylvania, yakni Lytle Adams di Gedung Putih tahun 1942 silam. Ide itu muncul setelah dia mengunjungi banyak gua penuh kelelawar di Carlsbad Caverns di New Mexico sana. Karena idenya tersebut Korps Marinir AS akhirnya bekerja pada sebuah proyek untuk melatih kelelawar supaya menjadi pembom kamikaze di Jepang.

Saat itu Adams memberi usulan mengenai peledak kecil yang sangat berbahaya yang ditanamkan dalam hewan tersebut. Kelak kelelawar pembom itu akan terbang ke Jepang, lalu membuat sarang di sudut bangunan dan kemudian mengatur hewan-hewan tersebut untuk membakar dan merusak bangunan-bangunan yang sebagian besar masih dari kayu tersebut.

Ribuan kelelawar Meksiko ditangkap Korps Marinir dan diikatkan alat peledak pada punggung mereka. Hanya saja proyek lantas dibatalkan setahun kemudian karena ada kemajuan yang dilakukan pemerintah AS berupa bom atom. Kalau tahu ada eskperimen begini, Batman pasti marah.

 

Proyek Mengendalikan Pikiran Manusia

Kurang lebih tahun 1959an, ada sebuah program rahasia yang dijuluki MKULTRA yang digagas CIA. Program tersebut tak lain untuk mencari obat-obatan dan juga teknik alternatif lain yang bisa digunakan dalam pengendalian pikiran manusia. Kemudian selama kurang lebih dua dekade lembaga tersebut menggunakan wewenangnya untuk mengembangkan metode pencucian otak menggunakan halusinogen, mengurangi tidur serta teknik sengatan listrik pada kelinci percobaan mereka.

Konon ilmuwan CIA telah melakukan setidaknya 149 proyek penelitian (bisa jadi lebih) sebagai bagian dari MKULTRA tersebut. Parahnya lagi, mereka diam-diam menguji efek LSD tersebut pada para pengunjung bar di New York dan San Francisco. Ini termasuk percobaan yang melanggar HAM sebab tidak ada kesepakatan dengan subyek yang diuji.

 

Anjing Zombie Tak Kenal Mati

Ada sebuah video yang dirilis oleh ilmuwan Rusia di tahun 1940 silam, video tersebut tentang sebuah kepala anjing yang mampu tetap hidup selama setidaknya beberapa jam. Kejadian ini tentunya sangat mengejutkan dan membuat banyak orang jadi terheran-heran. Dengan percaya diri, ilmuwan Rusia tersebut memberikan klaim bahwa mereka mampu membuat hewan tersebut tetap hidup berkat rancangan sistem sirkulasi darah buatan yang mereka produksi.

Ternyata itu adalah permulaan saja, baru-baru ini para ilmuwan pun menciptakan anjing zombie yang konon tidak ada matinya. Tahun 2005, eksperimen anjing zombie ini dilakukan para ilmuwan Amerika yang berasal dari Safar Center for Resuscitation Research of the University of Pittsburgh ini membunuh beberapa anjing percobaan dengan membilas seluruh darahnya untuk kemudian diganti dengan oksigen dan ditambah air gula yang dicampur garam.

Setelah itu, tiga jam kemudian tim pun memberikan tranfusi darah pada anjing-anjing tersebut dan kemudian diberikan kejutan listrik. Hal mencengangkan terjadi karena anjing-anjing tersebut kemudian sadar lagi.

Hasil penelitian tersebut kemudian diterbitkan dalam Yearbook of Intensive Care and Emergency Medicine, mereka menyatakan bahwa akan datang pengobatan yang luar biasa di mana medis mampu menghidupkan orang yang sudah mati dan memperbaiki kerusakan yang terjadi dalam organ tubuh mereka kembali seperti semula.

Tags: , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 shares