Investasi Jangka Panjang: Bersabar Menanam Pohon Duit

Investasi jangka panjang cocok untuk orang-orang yang sabar. Sebab butuh waktu lama untuk menuai hasilnya. Tidak ujug-ujug tertimpa durian runtuh seperti menang undian. Namun, selain sabar juga mesti banyak modal. Sebab investasi di bawah ini butuh dana ekstra.

Emas
Apabila punya banyak uang menganggur, tak ada salahnya dibelikan emas. Emas adalah barang berharga anti inflasi. Yang ada makin tahun harganya makin melejit tinggi. Menyimpan emas selama 5 tahun saja nilai keuntungannya bisa berlipat-lipat seperti lipatan dagu Jabba the Hutt. Apalagi jika emasnya bejibun. Wah, tambah makmur.

Reksadana
Wadah dan juga pola pengelolaan dana ataupun modal bagi sekelompok investor untuk berinvestasi di dalam sejumlah instrumen-instrumen investasi yang sudah tersedia di pasar. Caranya dengan membeli unit penyertaan reksadana. Jadi dana ini lantas akan dikelola oleh Manajer Investasi (MI) dalam sebuah portofolio investasi, apakah itu yang berupa saham, dalam bentuk obligasi, atau pasar uang serta ke dalam efek atau sekuriti lainnya.
Keuntungannya, dana investasi yang kita miliki akan dikelola dengan profesional oleh Manajer Investasi, jadinya investor tidak perlu susah-susah mengelola investasi sendirian. Selain itu, investasi bisa dicairkan atau dijual kapan saja, dan bisa menggunakan harga yang berlaku saat penjualannya.
Tersedia banyak pilihan produk yang disesuaikan dengan profil risiko juga tujuan keuangannya. Investasi reksadana ini bisa dibeli dengan modal yang sedikit saja. Ada diversifikasi atau mengurangi risiko kerugian dari investasi.

Asuransi
Awal kata asuransi sebenarnya berasal dari bahasa Inggris, insurance yang maknanya adalah jaminan dan juga perlindungan. Untuk produk penanggulangan risiko, maka asuransi bisa menjadi mekanisme yang mampu mengalihkan risiko yang menimpa klien, pada pihak asuransi. Jadi pengalihan risiko ini akan dilakukan dengan membayarkan klaim yang diberikan pihak asuransi kepada klien yang telah mendapat kerugian dari sebuah musibah atau keadaan yang telah didaftarkan asuransi. Misalnya kecelakaan atau meninggal dunia. Walaupun tak bisa cover semua risiko yang terjadi, tetapi mengikuti asuransi cukup menenangkan sebab bisa mengurangi dampak dan kerugian yang terjadi sebab sebuah musibah. Syaratnya, setiap bulan kita menyetorkan sejumlah uang sebagai bentuk tanggung jawab kita yang atas keikutsertaan pada asuransi, dinamakan premi asuransi.
Keuntungannya, ada rasa aman dan dapat kepastian. Dengan mengikuti asuransi maka kita bisa merasa lebih aman sebab memiliki semacam simpanan jaga-jaga seandainya terjadi sesuatu di kemudian hari. Tentu saja tanpa mengucilkan takdir dari Tuhan, setidaknya kita sebagai manusia sudah berusaha menjaga.
Asuransi memang bisa dianggap tabungan sekaligus investasi. Memiliki asuransi sama saja dengan menabung, sebab suatu saat nanti walaupun tak terjadi masalah dengan barang yang diasuransikan, maka semua premi yang telah kita bayarkan bisa kita dapatkan kembali. Pastikan asuransi yang kita pilih memiliki fasilitas asuransi dimana klien bisa memiliki nilai tunai jika tidak terpakai atau misalnya tidak ada pengajuan klaim sama sekali.
Asuransi meminimalisir kerugian dan memberi peluang lebih besar. Hal ini bisa terasa saat usaha yang kita geluti hancur dan butuh modal cepat, maka kita bisa mengajukan klaim pada asuransi dan mendapatkan dana untuk mengangkat kembali usaha yang sempat hancur itu.

Tanah dan bangunan
Investasi tanah dan bangunan termasuk ke dalam investasi dengan bentuk aset riil atau real assets (aset nyata).
Keuntungannya, harga tanah meningkat setiap tahunnya. Setiap tahun harga tanah akan bertambah secara signifikan. Apalagi jika berada di lokasi yang strategis atau berpotensi jadi lokasi strategis, harganya bisa melambung tinggi di kemudian hari
Tanah tak perlu dirawat. Beda halnya dengan menginvestasikan uang pada benda lain, dengan investasi bentuk tanah kita tak perlu susah-susah merawatnya seperti aset lain. Dibiarkan begitu saja pun harganya tetap sama. Bahkan meningkat dari waktu ke waktu.
Memiliki bangunan yang dimanfaatkan dengan optimal bisa memperoleh penghasilan tambahan darinya. Misal menyewakan bangunan tersebut untuk keperluan komersil. Bisa juga ditempati sebagai tempat hunian atau usaha yang menjanjikan.

Tags: , , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 share