Investasi Jangka Pendek: Melihat Uang Bekerja

Investasi adalah aktivitas finansial atau kegiatan bersifat ekomoni yang mengharapkan keuntungan finansial dari kegiatan di masa depan. Jika definisinya demikian, pacaran juga termasuk investasi. Tapi investasi bodong.

Sama seperti cinta, investasi juga banyak bentuknya. Dari jangka waktu, terbagi menjadi investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang.

Berikut yang termasuk investasi jangka pendek.

1. Tabungan Bank
Tabungan di bank termasuk investasi yang paling enteng. Sebab tidak diharuskan menyetorkan dana wajib sekian rupiah dalam waktu tertentu. Bebas saja, terserah nasabah. Mau nabung atau tidak, tidak dosa. Mau diendapkan terus-menerus atau tarik terus-terusan juga tidak dimarahi. Keuntungan yang didapat dari investasi ini berbentuk bunga bank. Namun, jangan berharap terlalu tinggi. Persentase bunga bank yang didapat sangat kecil. Malah lebih mahal parkir di ATM sewaktu tarik tunai. Bisa juga malah tekor karena biaya admin per bulan yang lebih tinggi daripada bunga bank yang seuprit. Belum lagi kena biaya saldo minimal apabila saldo di ATM tidak sesuai standar. Sudah cekak, masih dicukur juga.

2. Deposito
Bukan lagunya Justin Bieber dengan orang-orang Puerto Riko itu. Itu sih judulnya Despacito. Sementara deposito ialah produk simpanan di bank yang mana penyetoran maupun penarikannya dilakukan di waktu tertentu saja, diatur bank. Di sinilah makna sebenarnya dari istilah uang bekerja untuk manusia. Sebab uang di deposito jadi semacam ‘karyawan dan karyawati’ yang bekerja di bawah komando bank. Perbedaannya dengan tabungan biasa, investasi di deposito lebih gede pada setoran awal. Jika tabungan bank sesuai kemampuan nasabah, deposito mematok setoran awal tak kurang dari 5 juta. Sudah begitu, dana yang sudah disetorkan tidak bisa diambil seenaknya. Ada jangka waktunya untuk uang bekerja. Namun, nantinya persentasi bunga dan tingkat pengembaliannya lebih tinggi dari tabungan biasa.

3. Saham
Biasanya sebelum masuk rumah, kita dianjurkan mengucap salam. Namun apabila ingin masuk ke dalam jajaran pemilik sebuah perusahaan atau perseroan terbatas, kita harus membeli saham. Wujud saham berupa kertas yang dikeluarkan oleh perusahaan yang menyatakan pemilik kertas yang namanya tercantum dalam surat tersebut adalah pemilik perusahaan sesuai dengan persentase atau seberapa banyak penyertaan yang ditanamkan di perusahaan. Jika suatu perusahaan sehat apalagi sampai gemuk, maka saham yang dibeli akan punya nilai jual yang tinggi, sebab laba yang dihasilkan juga gede-gedean. Inilah pesona dari investasi berbentuk saham.

4. Forex Trading
Forex Trading ialah bentuk investasi dengan konsep perdagangan mata uang asing. Resiko bermain Forex Trading lebih besar daripada jenis investasi lainnya. Namun, biar resikonya gede, pesonanya tetap memikat banyak orang. Sebab orang-orang tersebut berpikir semakin tinggi resiko, maka nilai pengembaliannya juga biasanya cukup tinggi.

Cara berinvestasi dalam Forex Trading, yakni melakukan pembelian mata uang yang sedang mengalami depresiasi, lalu menjual kembali tatkala mata uang tersebut mengalami kenaikan harga dengan gilang-gemilang. Memang cara kerja investasi macam ini seperti permainan atau ‘games’ tapi dengan resiko yang nyata. Bagi orang yang menyukai resiko pastilah merasa tertantang untuk terjun ke dunia Forex Trading. Apalagi diiming-imingi untung gede dalam waktu relatif singkat. Siapa yang tak tergoda?

 

Nah, itulah bermacam investasi jangka pendek yang bisa dijajal. Jika ada uang banyak di bawah bantal, kenapa didiamkan saja? Tidak ada salahnya mempekerjakan uang untuk menghasilkan untung. Jadi, semua orang bisa melihat uang bekerja.

Tags: , , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 shares