Investasi yang Bisa Dicoba Sebelum Umur 30 Tahun

Banyak yang bilang jika investasi itu hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah mapan dalam urusan keuangan, tetapi sebenarnya anak muda yang notabene uang sakunya masih terbatas pun bisa memulai investasi sejak dini, lho! Anak muda bisa menyisihkan uang yang mereka miliki untuk masa depan mereka, apalagi usia duapuluh sampai empat puluh adalah usia yang produktif, jika tidak dimanfaatkan dengan baik maka masa tua bisa sia-sia. Maka karena itu, ayo coba cari investasi yang paling cocok untuk dicoba sebelum menginjak 30 tahun!

1. Koin Emas dan Emas Batangan
Siapa yang bilang kalau emas itu mahal? Iya jika kita langsung membeli dalam jumlah yang besar. Untuk yang uangnya terbatas, lebih baik sisihkan sedikit demi sedikit uang yang dimiliki selama beberapa waktu, setelah uangnya cukup barulah belikan emas. Tak perlu modal yang terlalu besar untuk membeli koin emas atau emas batangan. Tapi pastikan hanya membelinya di tempat yang terpercaya supaya tidak kena tipu.

2. Jangan Ragu dengan Deposito
Yang disebut sebagai deposito adalah menyimpan sejumlah uang di bank dengan periode waktu tertentu. Jadi nantinya uang dapat diambil lagi dalam jangka yang telah disepakati, rata-rata dalam jangka waktu enam bulan atau setahun. Nah, setelah periodenya berakhir maka kita bisa membawa uangnya dan mendapatkan sejumlah bunga yang lebih besar dibandingkan dengan tabungan biasa.

3. Menginvestasikan Tabungan di Bank
Ini untuk yang punya rasa sabar dan bisa menahan diri untuk tidak menarik uang di ATM, atau lebih baik membuka tabungan khusus dan tak perlu menggunakan kartu ATM supaya tak perlu menahan diri untuk menarik tabungan yang ada di ATM kita. Dengan menabung seratus ribu per bulan juga sudah cukup menjanjikan untuk anak muda. Selain itu tabungan juga cocok jadi alternatif untuk mencoba investasi ke tahap yang lebih tinggi, asalkan uang yang terkumpul sudah banyak.

4. Mencoba Reksadana
Masih bingung dengan reksadana? Yang disebut dengan reksadana tak lain adalah investasi yang dikelola oleh seseorang atau oleh sekelompok orang. Jadi biasanya mereka akan mengumpulkan dana secara kolektif, kemudian akan disalurkan pada beberapa investasi pilihan seperti misalnya saham. Jangan khawatir, sebab ada manajer investasinya. Keuntungannya akan dibagi-bagi sesuai dengan jumlah investornya. Cocok sekali untuk pemula bermodal kecil yang belum berani berinvestasi sendirian.

5. Tanam Saham Oke Juga
Ada perusahaan publik atau perusahaan terbuka yang membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin menanam saham, cirinya adalah nama belakang Tbk, mereka memiliki 300-an pemegang saham dan kita bisa menjadi salah satunya.

6. Mencoba Bisnis Properti
Terdengar agak berat, ya? Tapi tak apa untuk dicoba, tak ada salahnya. Apalagi jika kita sudah memiliki cukup modal untuk mencoba investasi yang satu ini. Contohnya saja dengan membeli rumah di perumnas yang lokasinya strategis, sambil mencicil rumah kita bisa memanfaatkannya sebagai rumah yang dikontrakkan. Lumayan, kan? Siapa tahu jika ada rezeki lagi kita bisa membeli unit lainnya dan menambah nilai investasi kita.

7. Berinvestasi Pada Pendidikan
Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang dilakukan oleh orangtua, kita sebagai anak juga bisa melanjutkan investasi ini dengan menambah gelar akademis kita. Ketahuilah bahwa pendidikan merupakan investasi yang sangat berharga. Makin tinggi pendidikan yang kita miliki, makin banyak keahlian yang kita kuasai, semua lini bisnis pun bisa kita sikat.

Tags: , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 shares