Joseph Stalin Style

Nama Joseph Stalin bukanlah sebuah nama yang asing di telinga masyarakat, terutama yang menaruh minat lebih pada sejarah-sejarah kelam dunia. Stalin adalah seorang diktator yang sangat kejam dan tak segan menumpahkan darah rakyatnya setiap hari. Walaupun diketahui sebagai seorang diktator yang nyaris tanpa hati, rupanya pemimpin Rusia yang satu ini memiliki sisi rahasia yang sangat bertolak belakang dengan dirinya saat berada di depan tentaranya.

Ia terlahir dengan nama Josef Vissarionovich Djugashvili, tepatnya pada tanggal 18 Desember 1878, untuk kemudian mengubah namanya yang asli di usia 30an menjadi Stalin dengan alasan bahwa nama itu lebih gagah dan memiliki arti manusia baja. Stalin tak lulus sekolah, konon ia didepak dari sekolah karena memiliki pandangan politik yang anti-Nicholas II. Akan tetapi ada sumber lain yang megatakan bahwa pemimpin Soviet di masa depan ini tak suka masuk sekolah dan akhirnya melewatkan hampir semua ujian di sekolah. Kemudian yang terakhir, ada yang menyebutkan bahwa Stalin tak mampu membayar uang sekolah. Masih sangat simpang siur karena minimnya dokumentasi Stalin kecil.

Walaupun ia bertanggung jawab atas kematian dari 20 juta penduduk sepanjang masa pemerintahannya, namun Stalin tak begitu mempedulikannya. Stalin juga memiliki tanggung jawab atas terjadinya kematian 20 juta tentara dan juga tentu saja puluhan ribu warga sipil yang tewas dalam Perang Dunia II. Semua korban yang tewas ini sudah termasuk ke dalam list orang hilang. Dari mulai yang dipelihara atau dijadikan buruh, ada juga yang tewas di penjara, kelaparan dan membusuk di pengasingan.

Lebih jauh lagi, Stalin adalah seorang pemimpin dengan tinggi yang tak ideal, terlebih untuk pemimpin dari sebuah negara adidaya yakni hanya 5’4 kaki saja, dari tingginya yang hanya sampai di angka 5 kaki, maka ia mendapatkan julukan dari Presiden Truman, yaitu “the little squirt.” Stalin sebenarnya kurang percaya diri dengan penampilan yang ia miliki, sebab ia memiliki bekas luka cacar yang nampak jelas dan lengan kiri yang lebih pendak daripada yang kanan.

Stalin ini rupanya seorang diktator yang punya ketertarikan di dunia entertain, buktinya ia sangat menikmati nonton film, memproduksi filmnya sendiri dan juga menikmati permainan piano klasik. Dikabarkan bahwa Stalin ini sangat suka nonton film, ia memiliki bioskop pribadi di rumah dan bahkan terinspirasi untuk menciptakan ‘rule by cinema’. Stalin pernah menggarap sebuah film dimana ia berperan ganda dari mulai sutradara, produser sampai dengan sampai menulis skenario. Ia menjadi lembaga sensor independen untuk semua aktor yang terlibat. Ia juga memastikan betul tak ada adegan french kiss dan adegan telanjang dalam film yang akan ia tonton, sebab ia sangat membenci kedua hal itu. Film John Wayne yang sangat kebarat-baratan rupanya diidolakan oleh Stalin, ada beberapa arsip yang mengatakan bahwa Stalin senantiasa menganggap dirinya seorang seorang koboi. Untuk aktor yang ia idolakan, Spencer Tracy dan juga Clark Gable jawabannya.

Dalam sebuah buku yang bertajuk The Ladder of the Beatitudes—disusun oleh Jim Forest, selain senang menonton film John Mayer, ternyata Stalin juga memiliki musisi favorit yakni Maria Yudina, seorang pianis. Stalin sangat menyukai permainan pianonya sampai-sampai ia ingin mengabadikan pianis tersebut ketika melakukan Mozart’s Piano Concerto No. 23 melalui radio. Stalin ngotot meminta salinan fisiknya dan terus mendesak Maria Yudina dan semua anggota orkestranya pun mengiyakan kemauan Stalin untuk membuat salinan fisik dari permainan pianonya. Tak ada yang berani menolak, sebab satu tolakan bisa berarti nyawa akan segera melayang. Yang terakhir, diktator yang satu ini gemar meminum anggur di waktu luang, dan anggur yang Stalin sukai tak lain adalah Khvanchkara, yakni jenis anggur Georgia dengan campuran raspberry.

Tags: , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 shares