Kim Jong Un dan Fakta Seramnya

Diktator bukanlah definisi untuk orang yang ke mana-mana bawa diktat kuliah. Diktator bisa dibilang seorang pemimpin negara yang memerintah secara seenak udel dan bikin rakyat tidak nyaman. Biasanya seorang diktator merebut tahta dengan mengandalkan kekerasan seperti di serial televisi Game of Thrones. Bisa juga dengan cara kudeta. Tapi masih belum ditemukan diktator yang lahir dengan cara diundi.

Diktator paling hits abad ini adalah Kim Jong Un. Hal pertama yang menarik dari Pemimpin Tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea ini adalah usianya. Tahun 2016 silam, Departemen Keuangan Amerika Serikat telah mencatatkan tanggal lahir Kim Jong Un adalah 8 Januari 1984, padahal dalam sumber lain disebutkan dia lahir satu tahun lebih awal, yakni 1983. Sama seperti orang zaman dulu yang tidak tahu kapan persis tanggal lahirnya.

gambar dari: Wikipedia

Kim Jong Un adalah anak bungsu. Mungkin karena anak terakhir, jadi tanggal lahirnya sampai dilupakan begitu saja. Atau memang sengaja dibikin misterius biar warga dunia menjadi penasaran. Ayahandanya, yakni Kim Jong Il punya tiga anak laki-laki dan empat anak perempuan. Jadi, Un masih punya dua kakak laki-laki. Kalau mau menikah, etikanya menunggu dua abangnya menikah dahulu. Nah, begitu juga dengan menjadi pewaris tahta.

Alih-alih jadi pengganti sang ayah untuk memimpin Korea Utara, kakak tertua Un, yakni Kim Jong Nam, tewas diracun di Malaysia pada Februari 2017 silam. Rezeki, maut dan jodoh memang sudah diatur. Untunglah tongkat kekuasaan diberikan pada si putra bungsu, jika tidak, mungkin sistem pemerintahan Korea Utara akan mengalami guncangan hebat setelah insiden tersebut.

Menyamar dengan nama Pak Un, Kim Jong Un pernah menempuh pendidikan di Liebefeld-Steinhölzli Schule, yakni sebuah sekolah negeri Swiss, kurang lebih selama dua tahun. Saat usianya 17 tahun dia diberitakan hilang dari sekolah. Bolos berkepanjangan. Belakangan dikabarkan dia sedang pulang kampung ke Pyongyang. Mungkin saat itu kebetulan dia dapat promo tiket pesawat murah.

Un ternyata tak pandai-pandai amat dalam bidang ilmu pasti, sebab nilai ilmu pengetahuan alamnya bisa dikatakan jelek. Akan tetapi, nilainya cemerlang dalam bidang musik serta bidang studi teknik. Singkat kata, Un berbakat jadi pemain organ tunggal merangkap service sound system.

Seperti tikus di kartun Tom & Jerry, keju menjadi salah satu cemilan yang paling Un sukai. Selain itu dia juga seorang perokok berat. Apakah Un biasa merokok disambi ngopi dan ditemani kentang rebus, masih belum diketahui. Nah, karena keju dan rokok inilah dia bermasalah dengan berat badan dan kesehatannya juga kurang oke. Sama tidak okenya dengan model rambut yang dia punya.

Sialnya, model rambut Kim Jong Un yang unfaedah itu harus diikuti oleh cowok-cowok di Korea Utara. Perintah yang membuat cowok melek fashion rasanya ingin pindah kewarganegaraan. Padahal Un sendiri dikabarkan fobia dengan tukang cukur. Jadi, dia selalu menggunting rambutnya sendiri di depan cermin.

Walau keras dan cenderung mendikte dalam urusan memerintah, ternyata Un adalah seorang penggila kompetisi bola basket NBA. Sejak muda, dia menggandrungi pemain NBA terkenal, Michael Jordan. Bahkan Un memiliki hubungan persahabatan kental dengan salah satu mantan pemain NBA, yakni Dennis Rodman. Bahkan sudah beberapa kali Rodman lakukan kunjungan ke Pyongyang. Mungkin kunjungannya berupa pertandingan persahabatan antara tim Dennis Rodman melawan tim Kim Jong Un. Peraturannya, Rodman harus mengalah. Kalau menang, tidak bisa pulang. Hal konyol tersebut bisa saja terjadi, mengingat sepak terjang tangan sadisnya selama ini.

Urusan eksekusi, Kim Jong Un paling berani. Saking jagonya, dia telah mengeksekusi mati lebih dari 300 orang, sudah termasuk kurang-lebih 140 pejabat senior, sejak kekuasaannya tahun 2011 silam. Bahkan dia tak ragu mengeksekusi pamannya sendiri, yaitu Jang Song Thaek yang ditangkap dan dihukum karena pengkhianatan pada tahun 2013 yang lalu.

Walau terkenal ‘tegas’ dan kaku, rupanya Un memiliki seorang fan berat yang terkagum-kagum dengannya. Tersebutlah Alhassan Muhammad yang merupakan seorang dosen dari Nigeria. Alhassan tidak segan memajang foto-foto Kim Jong Un di rumahnya, alih-alih memajang foto kepala negaranya sendiri. Alhassan mengunjungi Korea Utara setidaknya 2 kali dalam setahun seperti liburan anak sekolah. Perlu diketahui, Alhassan Muhammad ialah penerima medali ‘Friends of North Korea’ dari pemerintahan Kim Jong Un, bersama tiga orang Afrika lainnya. Kira-kira medalinya bisa digadaikan di pegadaian tidak ya?

 

Setiap hari Kamis tim ilmu.com akan membahas tentang para diktator dan beragam fakta mengenai mereka. Kami sebut rubrik ini – Kamis Diktator. Menurut Wikipedia, berikut adalah definisi diktator: Diktator adalah seorang pemimpin negara yang memerintah secara otoriter/tirani dan menindas rakyatnya. Biasanya seorang diktator naik takhta dengan menggunakan kekerasan, seringkali dengan sebuah kudeta. 

Nantikanlah tulisan asyik yang akan menemani dan menambah wawasan anda setiap hari Kamis ini.

Jangan sungkan untuk bertanya, mengkritik, berkomentar, atau sekedar Say Hi! di kolom komentar ya!

Tags: , , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 shares