Peluang Investasi Bitcoin di Tahun 2018

Anak kekinian pasti pernah mendengar Bitcoin. Yang dimaksud dengan Bitcoin itu sendiri adalah uang virtual yang dikenalkan ke Indonesia pada 2017. Utamanya pada saat heboh serangan Malware Ransomware WannaCry terhadap hampir semua komputer berbasis Windows. Sebab bukan meminta uang tunai apalagi emas sebagai tebusan, pelaku malah meminta Bitcoin sebagai gantinya. Sontak orang-orang mencari tahu apa itu bitcoin, sampai akhirnya bitcoin pun terkenal.

Wah, bisa jadi serangan WannaCry ini untuk kampanye gratis Bitcoin supaya dikenal banyak orang!

Bitcoin adalah mata uang digital yang sangat digilai di Amerika Serikat, tetapi kaum milenial bisa menggunakan Bitcoin sebagai investasi di tahun 2018 ini. Menurut studi yang telah dilakukan badan pertukaran cryptocurrency, yakni London Block Exchange, telah mengungkapkan hasil penelitian mereka bahwa sebanyak 5% orang berusia di bawah 35 tahun ternyata telah berinvestasi dengan Bitcoin, kemudian 11% lainnya mengatakan bahwa mereka akan memilih Bitcoin untuk investasi di tahun yang akan datang, daripada investasi mainstream seperti properti, saham dan juga obligasi. CEO dan pendiri LBX yakni Benjamin Dives mengatakan bahwa penelitian yang telah dilakukan ini menunjukkan adanya perbedaan antara anak muda dengan generasi senior mengenai uang. Hal ini menunjukkan bahwa uang tidak melulu tentang kertas fisik bergambar kepala negara saja. Bitcoin yang bisa ditambang secara daring juga bisa disebut uang.

Lalu, sudah tahu bagaimana caranya untuk dapatkan Bitcoin? Ketahuilah bahwa 1 Bitcoin itu mencapai 200 juta Rupiah, dan seorang jenius IT memiliki kemungkinan untuk dapatkan Bitcoin secara cuma-cuma. Namun syaratnya harus menguasai betul mengenai seluk beluk dunia teknologi digital, luar dan dalamnya. Tetapi jika ingin membelinya juga bisa melalui beberapa situs resmi, hanya saja kita tahu sendiri harganya lumayan bikin jantung deg-degan, kepala cenat-cenut dan kering kantong Semar. Sebab Bitcoin sekarang ini sudah dianggap sebagai mata uang termahal di dunia. Alamak!

Bitcoin yang sangat transparan ini sangat memudahkan investor. Itu karena Bitcoin memang tidak mempunyai server pusat, jadi para pengguna akan langsung dapat akses server ke jaringannya dan bisa gunakan berbagai gawai seperti laptop, ponsel atau komputer untuk akses real time. Karena keterbukaan ini juga kecil sekali kemungkinan seseorang melakukan pemalsuan transaksi di blockchain. Sebab database Bitcoin ini sangat rumit dan panjang, setiap transaksi baru tercatat akan membangun rantai baru dan tersebar ke jutaan server.

Akhirul kalam, apakah bitcoin merupakan investasi yang menjanjikan? Sebelumnya, yang perlu diketahui, peredaran Bitcoin sangat terbatas. Untuk saat ini, hanya 21 juta Bitcoin yang tersebar di seluruh dunia. Bisa ditebak jika barang berharga yang terbatas, pastinya memiliki nilai yang akan merangkak naik terus menerus. Hanya saja tak ada investasi mulus selamanya, demikian pula dengan Bitcoin.

Bahkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi pernyataan bahwa investasi mata uang digital macam bitcoin, altcoin belum memiliki izin secara resmi di Indonesia. Namun, OJK tetap akan mengatur tentang transaksi dan investasi bitcoin supaya kasus penipuan investasi bodong tidak terjadi. Untuk saat ini, OJK belum memutuskan apakah nantinya bitcoin akan diberi izin resmi atau malah dilarang di Indonesia. OJK hanya menyarankan kepada masyarakat untuk menilik kembali terkait dasar hukum dan segala tetek-bengek sebelum mengucurkan dana untuk berinvestasi mata uang virtual seperti bitcoin.

Namun, kendati demikian, jika punya uang menganggur, tak ada yang melarang untuk mulai berinvestasi Bitcoin di tahun baru ini. Tertarik?

Tags: , , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 share