Presiden Seumur Hidup Turkmenistan: Inspirasi di Balik Film The Dictator?

Saparmurat Atayevich Niyazov (atau dalam bahasa Turkmen adalah Saparmyrat Ataýewiç Nyýazow) terlahir pada tanggal 19 Februari di tahun 1940, merupakan sosok diktator di dunia modern yang mungkin tak terlalu banyak orang Indonesia ketahui. Sosok Presiden Turkmenistan pertama ini menjabat dari tahun 1991 hingga ia meninggal pada 2006. Karirnya dimulai saat ia berhasil menjabat sebagai Sekretaris Pertama Partai Komunis Turkmenistan sejak 1985. Bahkan untuk menunjukkan kemampuannya dalam memimpin ia menggunakan julukan Serdar Saparmurat Turkmenbashi yang Agung atau Turkmenbashi (Pemimpin Bangsa Turkmen) dan berasal dari Kipchak. Dari sini kita sudah bisa melihat bagaimana ia ‘narsis’ akan dirinya sendiri.

Bahkan setelah Soviet runtuh, sosok lelaki ini tetap berkuasa dengan tangan besi. Tanpa ragu dan belas kasih ia memaksa lawan-lawan politiknya untuk pergi ke pengasingan. Ia juga melarang media bebas berekspresi. Puncaknya di tahun 1999 ia mengangkat dirinya dengan jabatan presiden seumur hidup. Salah satu bentuk penghormatan yang ia inginkan dimulai dengan mewajibkan foto dan juga patungnya dipasang di seluruh pelosok negeri. Bahkan salah satunya berupa patung emas yang berputar supaya bisa menghadap matahari di Ashgabat. Tak hanya itu, ia sampai mengganti nama bulan Januari dengan menggunakan namanya. Bahkan ia mengabadikan namanya sendiri untuk nama pelabuhan, berbagai tanah peternakan, unit-unit militer Turkmenistan. Bahkan sebuah meteorit yang jatuh pun diberi nama seperti namanya.

Tak terlalu banyak berita mengenai presiden seumur hidup di Turkmenistan ini. Mengingat media yang dibungkam dan hanya sedikit saja informasi yang dibagikan pada masyarakat tentang sosok presiden ini, kalaupun ada, itu adalah informasi umum yang memang sudah mendapatkan izin dari sang presiden untuk dipublikasikan, termasuk urusan kesehatannya. Tak banyak yang tahu jika Niyazov ini pernah menjalani operasi besar jantung di Jerman pada tahun 1997 silam, dan akhirnya pada bulan November di tahun 2006, Niyazov pun mengakui secara terbuka di depan publik (untuk pertama kalinya) bahwa dia sebenarnya mengidap penyakit jantung. Hanya saja, daya tahan fisik dan semangat hidupnya yang sangat kuat telah membuat ia terlihat sama sekali tak sakit, dan tetap segar bugar. Kesehatannya dinilai makin membaik saat Desember 2006, Niyazov kembali muncul di muka umum dalam pembukaan sebuah taman ria untuk umum di luar ibukota negara. Lucunya, taman ria tersebut pun memiliki nama seperti namanya sendiri.

Niyazov yang sangat berkuasa di Turkmenistan, mampu membuat negaranya menjadi salah satu negara bekas Soviet yang paling opresif jika dibandingkan dengan negara bekas Soviet yang lain. Sang presiden ini juga pernah mengarang sebuah buku dengan judul Rukhnama atau terjemahannya ‘Buku Jiwa’. Buku yang satu ini adalah buku bacaan yang wajib hukumnya di sekolah. Setiap anak dari tingkat awal sampai tingkat akhir harus membaca buku ini tanpa terkecuali, bahkan untuk memperkuat kekuasaannya, ada janji kesetiaan yang harus diucapkan oleh para murid setiap pagi kepadanya, tanpa terkecuali.

Salah satu peninggalannya saat masih berkuasa adalah sebuah masjid yang megah dan besar, Niyazov pernah membangun sebuah masjid yang diklaim terbesar di Asia Tengah dengan julukan ‘Semangat Turkmenbashi’ dan memakan biaya pembangunan lebih dari 100 juta dollar AS. Hingga saat ini masjid tersebut masih bisa dikunjungi dan digunakan untuk kegiatan ibadah.

Pada tanggal 21 Desember 2006, presiden seumur hidup Turkmenistan ini pun meninggal dan jabatannya kemudian digantikan oleh sosok Gurbanguly Berdimuhammedow.

Jika mengenang sifat narsis dari diktator satu ini, bagi yang sudah pernah menonton film The Dictator karya Sacha Baron Cohen, pasti tidak asing dengan kelakuan pemimpin negara yang hobi menamai segala pernak-pernik kenegaraan dengan namanya sendiri. Apakah memang film The Dictator terinspirasi dari kisah hidup Niyazov?

Tags: , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 share