[Filosofi] dibalik tiket.com mengganti logo baru

Tiket.com ganti logo baru

Wah logonya ganti! Loh kok titik kuningnya guede amat… ga salah nih yang desain?!

iihh kok huruf “T” di tiket.com nya jadi huruf kecil?! Kan Grammatically wrong

Sebelum kita menghakimi keputusan tiket.com dalam penggantian logo baru mereka, mari kita simak filosofi dibalik setiap aspek yang di ganti di logo baru.

Ganti logo tiket.com pertama setelah diakuisisi Blibli.com

Setelah di akuisisi blibli.com Juni lalu, logo tiket.com terlihat mengalami perubahan yang fresh dengan lingkaran kuning yang mirip matahari terbit dari belakang gunung, seperti gambar Kids Jaman Now kids jaman doeloe di Indonesia. Tepatnya tanggal 13 November 2017 logo baru tiket.com mulai bermunculan di billboard, dan iklan – iklan televisi, youtube, facebook dan media cetak.

Berikut adalah penjelasan singkat daripada web tiket.com sendiri:

Seperti sahabat terbaik, kami selalu berkomitmen untuk membuat setiap perjalanan Anda lebih menyenangkan, bersahabat, dan fleksibel. Hal itu tercermin dari logo baru kami yang lebih dinamis dan bersahabat dengan lingkaran kuning besar yang ikonik.

Lingkaran kuning besar pada logo baru kami adalah gambaran dari Anda, pengguna setia kami yang dinamis. Tidak hanya menggambarkan sebagai titik (dot) dalam kata tiket.com, lingkaran kuning ini juga melambangkan keceriaan. Karena perjalanan Anda adalah fokus utama kami, maka kami pun meletakkan “happiness dot” ini di tengah bukan di depan ataupun di belakang.

Warna biru dalam logo tiket.com melambangkan semangat kebebasan. Seperti langit yang menjadi batas terakhir, seperti itulah kami ingin membuat Anda lebih bebas dan mudah dalam melakukan perjalanan yang Anda inginkan, melalui beragam pilihan produk perjalanan dan sejumlah fitur baru yang sesuai dengan kebutuhan Anda seperti Smart Roundtrip dan Cicilan 0%.

Dengan tetap berfokus pada dua warna utama, biru dan kuning, kami ingin menunjukkan bahwa semangat kami tetap sama yaitu menjadi sahabat perjalanan anda. Karena kami percaya, setiap perjalanan itu harus dilakukan dengan bersahabat dan menyenangkan.

 

 

Ohhhhh.. Happiness dot…. entah kenapa saya jadi merasa happy….

Ternyata titik kuning besar itu bukan melambangkan kuning telur gudetama, atau matahari terbit.. tapi itu melambangkan.. kamu.. dan aku.. dan perjalanan kita yang penuh keceriaan..

Selain itu juga praktis untuk dimasukkan icon icon seperti dibawah ini:

Logo tiket.com di Bandara 3 Soekarno-Hatta
Logo tiket.com di Bandara 3 Soekarno-Hatta

Sepertinya rebranding logo tiket.com bukan sekedar tanpa alasan, atau logo designer-nya lagi ngantuk dan kepencet send sebelum meng-editnya. Namun seperti kata CEO baru tiket.com paska akuisisi Blibli.com George Hendrata, ini adalah bagian daripada ambisi tiket.com untuk menjadi aplikasi online travel agent numero wahid di Indonesia.

Dari Landing page, hingga kesuksesan tiket.com sekarang..

Website tiket.com tahun 8 Agustus 2011, dilansir WebArchive.org
Website tiket.com tahun 8 Agustus 2011, dilansir WebArchive.org

Baca Juga: Sejarah Tiket.com hingga kini

Senang melihat apa yang tadinya hanya sebuah domain dot com cantik satu kata bahasa Indonesia (tiket.com) yang di pasangkan coming soon page, dan Google Analytics dapat menjadi salah satu kisah Success story yang menginspirasi, dieksekusi dengan baik oleh foundernya sehingga di beli BliBli.com dan sekarang melakukan rebranding.

Pastilah jika di kenang para founders tiket.com akan menjadi kisah menarik yang dapat menitikkan air mata, mengenang perjuangan bersama mereka, jatuh bangun nya mereka hingga titik sukses sekarang.. Mari kita bersulang dan mendoakan kedepannya tiket.com akan makin maju dan mengharumkan nama bangsa!

Dan pembaca juga jangan lupa doakan ilmu.com yang juga adalah domain cantik satu kata bahasa Indonesia, agar bernasib sama, atau lebih baik dari tiket.com, AMIINNNNN!! (sekencang-kencangnya)

 

Kami percaya semua ide online anda dimulai dengan dot com. Ingin sukses seperti cerita dotcom kali ini? Mulailah ide anda dengan CekDomain.com dimana anda dapat mencari dan membeli nama domain anda, sebelum di ambil orang lain!

Tags: , , , , , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Comments

  1. Pingback: Sejarah Tiket.com Hingga Kini – ilmu.com – Tempat menambah, mencari dan berbagi ilmu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

27 shares