Wiro Sableng: Si Pendekar Silat Sableng yang Sakti Mandraguna

Akhir-akhir ini, angka 212 kembali naik ke permukaan dan jadi pembicaraan hangat antar bapak-bapak di pos ronda. Namun, 212 yang diperbincangkan berbeda dengan 212 yang kemarin reunian di Monas. Ya, angka 212 yang dimaksud di sini adalah angka 212 milik tokoh fiksi pendekar silat sableng karangan Bastian Tito, yakni Wiro Sableng. Ini dikarenakan si Wiro sebentar lagi akan tampil di layar lebar dan menjadi salah satu film yang ditunggu oleh anak-anak yang besar di tahun 1990-an.

Wiro Sableng adalah tokoh fiksi karangan Bastian Tito, ayah dari aktor Vino G. Bastian. Wiro sendiri sebenarnya terlahir dengan nama Wira saksana, tetapi karena dia besar dan diasuh oleh guru silat yang terkenal di dunia persilatan bernama Sinto Gendeng dan kebetulan ikut gendeng, maka Wira menjadi lebih dikenal dengan nama Wiro Sableng.

Sebagai pendekar silat sakti, Wiro punya ciri khasnya sendiri dan yang paling ikonis adalah rajah 212 yang ada di dada tokoh rekaan Bastian Tito ini. Ciri khas lainnya yaitu dari baju warna putih yang yang selalu dipakainya ketika berpetualang di dunia persilatan. Memang dasarnya sableng kali ya. Pendekar silat yang sering berkelahi melawan kejahatan, tetapi pakai bajunya putih. Kan, sudah pasti gampang kotor.

Kalau urusan senjata andalan, Wiro punya Kapak Maut Naga Geni 212 yang baru akan dikeluarkannya secara sakti ketika jurus andalan sudah tidak mempan lagi. Namun, sesungguhnya Wiro masih punya dua senjata lagi yang tak kalah sakti, yaitu Batu Hitam 212 dan Bintang 212 yang bentuknya seperti senjata shuriken milik ninja Jepang. Sayangnya, kedua senjata tersebut masih kalah pamor kalau dibanding dengan Kapak Maut Naga Geni 212.

Selain itu, Wiro juga memiliki banyak kesaktian yang diperolehnya dari berbagai guru selama berpetualang di dunia persilatan. Salah satu yang paling populer adalah tinju matahari dan mungkin menjadi salah satu jurus yang paling banyak ditirukan setelah jurus Kamehameha miliki Son Goku dan juga pose berubah milik Kesatria Baja Hitam.

Jurus pukulan lainnya yang cukup populer dan dimiliki oleh Wiro adalah Pukulan Harimau Dewa, Pukulan Angin Es, Pukulan Angin Puyuh, Pukulan Dewa Topan Menggusur Gunung, Pukulan Banteng Topan Melanda Samudera, Pukulan Kunyuk Melempar Buah, Ilmu Silat Orang Gila, Pukulan Dinding Angin Berhembus Tindih-Menindih, dan Ilmu Pedang Pendekar Pedang Akhirat. Jadi, meski Wiro itu sableng, dia sebenarnya termasuk salah satu pendekar silat paling pintar karena bisa menguasai jurus dari berbagai guru yang berbeda.

Wiro sendiri memang salah satu tokoh fiksi paling terkenal di Indonesia. Bisa dibilang juga sebagai salah satu maha karya dari almarhum Bastian Tito. Dua judul buku Wiro Sableng pun penjualannya berhasil meledak di pasaran, yaitu Makam Tanpa Nisan yang penjualannya meledak hingga 921.020 eksemplar pada tahun 1989 dan Guci Setan yang meledak hingga 924.078 eksemplar pada tahun 1994. Selain itu, masih ada 10 judul terlaris Wiro Sableng yang penjualan rata-ratanya mencapai 800.000 eksemplar.

Sukses di penjualan buku, karakter Wiro Sableng pun diangkat ke layar kaca dan kembali mendulang sukses besar di sekitar tahun 1990-an. Namun, seiring berjalannya waktu, karakter Wiro mulai ditinggalkan. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan Lifelike Pictures, rumah produksi pimpinan produser Sheila Timothy, untuk bekerja sama dengan Fox International Productions dalam menggarap film silat klasik Indonesia, Wiro Sableng.

Menariknya, pemeran utama Wiro Sableng sendiri akan diperankan oleh anak dari almarhum Bastian Tito, yakni Vino G. Bastian. Bintang-bintang lainnya seperti seperti Cuping Topan, Mardi, Habibie, Asta, Marcella Zalianty, Teufku Rifnu Wikana, Yusuf Mahardika, Aghniny Haque, Lukman Sardi, Dwi Sasono, Happy Salma, Marcel Siahaan, Andy RIF, Cecep Arief Rahman, Dian Sidik, Yayu Unru, Fariz Alfarazi, Ruth Marini, Marsha Timothy, hingga Sherina Munaf pun dikabarkan akan ikut bermain dalam film ini.

Selain itu, masih ada juga Yayan Ruhian alias Mad Dog yang dipercaya untuk menangani koreografi dari film aksi ini. Maka dari itu, film Wiro Sableng yang dijadwalkan akan tayang pada tahun 2018 ini menjadi salah satu film yang pantas untuk ditunggu-tunggu untuk mengobati kerinduan, terutama bagi mereka yang lahir dan besar di tahun 1990-an ketika Wiro Sableng berada di puncak kejayaannya. Baik itu melalui buku dan juga film di layar kaca.

[Img Source: Layar.id]

Tags: , , , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 shares